Jumat, 23 Desember 2016

EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN ASUHAN KEBIDANAN III (NIFAS)



EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN

A.    Analisis Situasi
Evaluasi merupakan komponen yang sangat strategis dalam proses belajar mengajar (PBM). Secara umum dikenal ada dua macam evaluasi dalam pembelajaran yaitu evaluasi hasil belajar (evaluasi substantif atau tes dan pengukuran hasil belajar) dan evaluasi proses belajar mengajar (PBM) yang disebut juga evaluasi manajerial. Kedua macam evaluasi tersebut merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu PBM. Evaluasi dipandang penting karena berbagai masukan yang diperoleh dari proses evaluasi tersebut dapat dipergunakan untuk mengetahui kekauatan dan kelemahan berbagai komponen yang terdapat dalam suatu PBM dan sebagai tujuan akhirnya akan bermanfaat untuk mengoptimalkan proses belajar mahasiswa.
Salah satu bentuk evaluasi PBM adalah adanya perubahan model pembelajaran dari teacher centered learning (TCL) menjadi student centered learning (SCL). Namun dalam PBM sebagian besar pendidik masih menggunakan TCL sehingga tidak memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri dalam mencapai kompetensi. Selain itu, dalam mengevaluasi hasil belajar peserta didik pun masih belum mencakup 3 ranah kompetensi. Pada saat melakukan penilaian, pendidik hanya mengukur pengetahuan dan keterampilan peserta didik tanpa melihat sikapnya yang sebenarnya juga memegang peranan penting dalam mendukung peserta didik memasuki dunia kerja nyata.
Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu rekonstruksi pembelajaran agar menjadi lebih efektif dan menghasilkan peserta didik yang bukan hanya lulus tetapi juga memiliki kompetensi yang baik secara kognitif, afektif maupun psikomotor.

B.     Tujuan Evaluasi Program Pembelajaran
Berdasarkan pemahaman di atas maka akan dilakukan evaluasi terhadap :
Mata kuliah                      : Asuhan Kebidanan III (Nifas)
Kode Mata Kuliah           : BD. 303
Jumlah SKS                     : 2 SKS

Objek yang akan di evaluasi adalah :
1.      Mengenal kualitas perkuliahan yang selama ini di anggap sulit oleh mahasisiwa (didasarkan pada pengalaman belajar selama ini dan hasil akhir dari tiap semester)
2.      Mengenai kemampuan dosen/tim pengajar dalam menyampaikan/menyajikan materi perkulihan dalam proses belajar mengajar.
3.      Mengenai kemampuan mahasiswa dalam menerima materi pada proses belajar mengajar.

Adapaun pedoman  untuk mengarahkan dalam mengevaluasi PBM ini dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 1. Rencana Evaluasi PBM
NO.
INFORMASI YANG DI BUTUHKAN
INDIKATOR
1.
Kualitas materi perkuliahan
1.1  Sistimatika dan urutan mata kuliah
1.2  Mutu tugas-tugas yang di berikan
1.3  Jumlah tugas yang diberikan
1.4  Bobot tugas yang diberikan
1.5  Mutu soal yang di uji
1.6  Cakupan soal yang di uji
1.7  Relavansi materi yang diajarkan
1.8  Kekinian materi yang di ajarkan
2.
Persepsi mahasiswa terhadap kemampuan dosen/tim dosen dalam proses belajar mengajar (PBM )
2.1  Penguasaan materi
2.2  Penguasaan media instruksional
2.3  Kemampuan dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan
2.4  Kemampuan dosen dalam berinteraksi             (menjawab, berdialog dengan mahasisiwa)
3.
Persepsi dosen terhadap mahasiswa dalam proses belajar mengajar (PBM)
3.1  Keaktivan dikelas
3.2  Kehadiran tepat waktu
3.3  Kelengkapan tugas yang diberikan
3.4  Nilai harian, UTS, dan UAS

C.    Rencana Evaluasi Pembelajaran
Setelah menentukan tujuan maka selanjutnya dilakukan perencanaan dengan baik agar dapat mencapai tujuan tersebut secara optimal. Rencana evaluasi PBM dari mata kuliah ini terdiri dari strategi berupa teknik dan instrumen serta waktu pelaksanaan pengumpulan data.
Hal ini dapat dikembangkan dalam bentuk matriks rencana evaluasi PBM berikut ini :
Tabel.2. Rencana Evaluasi PBM
NO
INFORMASI YANG DIBUTUHKAN

INDIKATOR
METODE

RESPONDEN

WAKTU
TEKNIK
INSTRUMEN
1.
Kualitas materi perkuliahan
1.1.   Sisitimatika dan urutan mata kuliah
Review
Dokumen
Pedoman review
Rekan dosen
Awal semester
1.2.   Mutu tugas-tugas yg diberikan
Review
Dokumen:
Referensi dan pedoman
Pedoman review
Rekan dosen
Awal/akhir semester
1.3.   Jumlah tugas yg diberikan
Review
Dokumen
Pedoman review
Dosen
Tengah/ akhir semester
1.4.   Bobot nilai tugas yang diberikan
Review
Dokumen
Pedoman review
Dosen
Tengah/ akhir semester
1.5.     Mutu soal yang di uji
Review
Dokumen:
Type soal
Pedoman review : silabus, SAP
Dosen
Tengah/ akhir semester
1.6.   Cakupan soal yang di uji
Review
Dokumen:
Kisi – kisi soal
Pedoman review
Dosen
Akhir semester
1.7.   Relavansi materi yang diberikan
Review
Dokumen:
Kurikulum
Pedoman review
Dosen
Awal semester
1.8.   Kekinian materi yang di ajarkan
Review
Dokumen
Pedoman review
Dosen
Awal semester
2
Persepsi mahasisiwa terhadap kemampuan dosen/tim dosen dalam PBM
2.1.Penguasaan Materi
Wawancara
Pedoman wawancara
Mahasiswa
Tengah/ akhir semester
2.2. Penguasaan media instruksional
Wawancara
Pedoman wawancara
Mahasiswa
Tengah/ akhir semester
2.3.Kemampuan dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan

Observasi
Pedoman observasi
Mahasiswa
Tengah/ akhir semester
2.4. Kemampuan dosen dalam berinteraksi (menjawab,      berdialog dengan mahasisiwa)
Observasi
Pedoman observasi
Mahasiswa
Selama perkuliahan
3.
Persepsi dosen terhadap mahasiswa dalam proses belajar mengajar (PBM)
3.1 Keaktivan dikelas
Observasi
Pedoman
Observasi
Dosen
Selama perkuliahan
3.2  Kehadiran tepat waktu

Observasi
Pedoman
Observasi
Dosen
Awal perkuliahan
3.3  Kelengkapan tugas yang diberikan

Observasi
Pedoman
Review
Dosen
Akhir perkuliahan
3.4  Nilai harian, UTS, dan UAS
Observasi
Pedoman
Review
Dosen
Akhir perkuliahan

D.    Pengembangan Instrument
Setelah tujuan menetapkan tujuan dan desain evaluasi maka tahap selanjutnya adalah membuat instrumennya. Ada empat macam instrument yang lazim digunakan dalam evaluasi PBM yaitu kuesioner, interview, observasi dan review dokumen. Kuisioner dan interview pada dasarnya  adalah sama, namun kuiesioner lebih tertutup dan terstruktur sedangkan interview lebih terbuka dan feksibel. Observasi atau pengamatan sudah cukup dikenal. Sedangkan review dokumen dilakukan penggalian informasi dengan meneliti dokumen seperti kurikulum, buku teks, rencana mengajar dan peraturan tertulis lainnya.
Berikut ini adalah indikator dan pertanyaan-pertanyaan yang dapat digunakan dalam menjaring informasi/data.

Tabel 3. Daftar pertanyaan untuk mengumpulkan data
NO.
INFORMASI YANG DIBUTUHKAN
INDIKATOR
PERTANYAAN

1.

Kualitas Materi perkuliahan
1.1.   Sistimatika dan urutan maka kuliah






1.2.    Mutu tugas-tugas yang diberikan












1.3.    Jumlah tugas yang diberikan







1.4.    Bobot tugas yang diberikan








1.5.   Mutu soal yang diuji





1.6.   Cakupan soal yang diuji








1.7.   Relavansi materi yang di ajarkan







1.8.    Kekinian materi yang di ajarkan
Terbuka :
Apakah materi perkuliahan sudah tersusun dengan baik dan mempermudah dalam pembahasannya? Jelasakn jawaban Anda
Tertutup :
Sistematika dan urutan mata sudah tersusun dengan baik
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)

Terbuka :
Apakah tugas yang diberikan dengan materi yang di ajarkan sudah bermutu? Jelaskan jawaban Anda


Tertutup :
Tugas yang diberikan sangat baik dan bermutu
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)

Terbuka :
Apakah jumlah tugas yang diberikan sesuai dengan cakupan materi yang diberikan?.Jelaskan jawaban anda.
Tertutup :
Jumlah tugas  yang diberikan sesuai dengan cakupan materi yang diberikan.
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)


Terbuka :
Apakah tugas yang diberikan memiliki bobot yang sesuai dengan materi dan alokasi waktu yang diberikan? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Tugas yang diberikan memiliki bobot yang sesuai dengan materi dan alokasi waktu yang diberikan
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)


Terbuka :
Bagaimana tingkat kesulitan soal ujian yang diberikan oleh dosen?  Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Tingkat kesulitan soal ujian yang diberikan oleh dosen sangat baik
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)


Terbuka :
Apakah soal yang diberikan/ diuji oleh dosen mencangkup seluruh  isi materi yang diajarkan? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Soal yang diberikan/ diuji oleh dosen mencangkup seluruh  isi materi yang diajarkan (1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)


Terbuka :
Apakah materi yang diberikan sudah relevan dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Materi yang diberikan sudah relevan dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini (1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)


Terbuka :
Apakah materi yang diberikan/bahan yang di ajarkan up to date/merupakan informasi terbaru/terakhir? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Materi yang diberikan/bahan yang di ajarkan up to date/merupakan informasi terbaru/terakhir (1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)

2
Persepsi mahasisiwa terhadap kemampuan dosen/tim dosen dalam PBM
2.1. Penguasaan materi








2.2. Penguasaan media instuksional








2.3.Kemampuan dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan




2.4. Kemampuan dosen dalam berinteraksi (menjawab, berdialog dengan mahasiswa)
Terbuka :
Apakah penugasan materi yang diberikan sudah relevan dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Penugasan materi yang diberikan sudah relevan dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)

Terbuka :
Apakah penugasan media instruksional yang diberikan sudah relevan dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Penugasan media instruksional yang diberikan sudah relevan dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)


Terbuka :
Bagaimana kemampuan dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Kemampuan dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan sangat baik
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)

Terbuka :
Bagaimana kemampuan dosen dalam berinteraksi (menjawab, berdialog dengan mahasiswa)? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup:
Kemampuan dosen dalam berinteraksi (menjawab, berdialog dengan mahasiswa) baik
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)

3.
Persepsi dosen terhadap mahasiswa dalam proses belajar mengajar (PBM)
3.1  Keaktivan dikelas






3.2  Kehadiran tepat waktu







3.3  Kelengkapan tugas yang diberikan








3.4  Nilai harian, UTS, dan UAS
Terbuka:
Apakah keaktivan di kelas berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Keaktivan di kelas berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)

Terbuka :
Apakah kehadiran tepat waktu berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Kehadiran tepat waktu berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)


Terbuka :
Apakah kelengkapan tugas yang diberikan berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Kelengkapan tugas yang diberikan berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)

Terbuka :
Apakah nilai harian, UTS, dan UAS dapat mengukur presteasi mahasiswa? Jelaskan jawab Anda
Tertutup :
Nilai harian, UTS, dan UAS dapat mengukur presteasi mahasiswa
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)


E.     Pengumpulan Data
      Salah satu contoh pengumpulan data dengan cara observasi dan kuesioner adalah sebagai berikut :
Petunjuk : Lingkarilah /silanglah angka yang sesuai dengan pendapat anda untuk stiap pertanyaan di bawah ini.
                   Angka 1 sampai 4 pada skala jawaban mempunyai arti sebagai berikut
1 = KURANG         2 = CUKUP     3 = BAIK            4 = SANGAT BAIK
Tabel 4. Pedoman Observasi
NO.
ASPEK
NILAI (LINGKARI/SILANG)
NILAI (DIPINDAHKAN)
1
Penguasaan Materi
1   2    3    4

2
Pengumpulan media instruksional
1   2    3    4

3
Kemampuan dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan
1   2    3    4

4
Kemampuan dosen dalam berinteraksi (menjawab, berdialog dengan mahasisiwa)
1   2    3    4


Total skore



Rata-rata



F.     Analisis dan Interpretasi Data
Setelah melakukan pengumpulan data, maka langkah selanjutnya adalah menganalisis dan menafsirkan data. Analisis data dapat dilakukan dengan dua cara yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif.

G.    Tindak Lanjut
Hal yang dilakukan setelah proses evaluasi selesai adalah rencana tindak lanjut yaitu melaporkan hasil evaluasi, mengambil keputusan instruksional, dan mengadakan meta evaluasi.
Proses evaluasi tidak selalu mudah dilakukan karena seringkali tidak mudah menentukan apa yang perlu dilaporkan dan kepada siapa laporan itu ditujukan. Oleh karena itu, kemungkinan kedua yang dapat dilakukan adalah mengambil keputusan instruksional. Jika hasil evaluasi menunjukkan bahwa suatu metode pengajaran tertentu tidak efektif, maka evaluator dapat mengambil tindakan yang perlu untuk memperbaiki kekurangan dan bila perlu mengganti metode itu dengan yang lain.
Hasil evaluasi ini juga perlu di evaluasi lagi. Hal inilah yang dinamakan meta evaluasi untuk menjawab apakah proses evaluasi telah berjalan sesuai rencana, apakah semua tujuan evaluasi telah tercapai dan sebagainya. Dari semua langkah evaluasi, langkah inilah yang paling jarang dilakukan karena proses evaluasi dianggap telah selesai setelah dilaporkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar