EVALUASI PROSES
PEMBELAJARAN
A.
Analisis
Situasi
Evaluasi merupakan komponen yang sangat
strategis dalam proses belajar mengajar (PBM). Secara umum dikenal ada dua
macam evaluasi dalam pembelajaran yaitu evaluasi hasil belajar (evaluasi
substantif atau tes dan pengukuran hasil belajar) dan evaluasi proses belajar
mengajar (PBM) yang disebut juga evaluasi manajerial. Kedua macam evaluasi
tersebut merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu PBM. Evaluasi
dipandang penting karena berbagai masukan yang diperoleh dari proses evaluasi
tersebut dapat dipergunakan untuk mengetahui kekauatan dan kelemahan berbagai
komponen yang terdapat dalam suatu PBM dan sebagai tujuan akhirnya akan
bermanfaat untuk mengoptimalkan proses belajar mahasiswa.
Salah satu bentuk evaluasi PBM adalah
adanya perubahan model pembelajaran dari teacher
centered learning (TCL) menjadi student
centered learning (SCL). Namun dalam PBM sebagian besar pendidik masih
menggunakan TCL sehingga tidak memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengkonstruksi pengetahuannya sendiri dalam mencapai kompetensi. Selain itu,
dalam mengevaluasi hasil belajar peserta didik pun masih belum mencakup 3 ranah
kompetensi. Pada saat melakukan penilaian, pendidik hanya mengukur pengetahuan
dan keterampilan peserta didik tanpa melihat sikapnya yang sebenarnya juga
memegang peranan penting dalam mendukung peserta didik memasuki dunia kerja
nyata.
Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu
rekonstruksi pembelajaran agar menjadi lebih efektif dan menghasilkan peserta
didik yang bukan hanya lulus tetapi juga memiliki kompetensi yang baik secara
kognitif, afektif maupun psikomotor.
B.
Tujuan
Evaluasi Program Pembelajaran
Berdasarkan pemahaman di atas maka akan
dilakukan evaluasi terhadap :
Mata
kuliah : Asuhan Kebidanan
III (Nifas)
Kode
Mata Kuliah : BD. 303
Jumlah
SKS : 2 SKS
Objek
yang akan di evaluasi adalah :
1. Mengenal
kualitas perkuliahan yang selama
ini di anggap
sulit oleh
mahasisiwa (didasarkan pada pengalaman belajar selama ini dan hasil akhir dari
tiap semester)
2. Mengenai
kemampuan dosen/tim pengajar dalam menyampaikan/menyajikan materi perkulihan
dalam proses belajar mengajar.
3. Mengenai
kemampuan mahasiswa dalam menerima materi pada proses belajar mengajar.
Adapaun pedoman untuk mengarahkan dalam mengevaluasi PBM ini
dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel
1. Rencana Evaluasi PBM
|
NO.
|
INFORMASI YANG DI BUTUHKAN
|
INDIKATOR
|
|
1.
|
Kualitas materi perkuliahan
|
1.1 Sistimatika
dan urutan mata kuliah
1.2 Mutu
tugas-tugas yang di berikan
1.3 Jumlah
tugas yang diberikan
1.4 Bobot tugas
yang diberikan
1.5 Mutu soal
yang di uji
1.6 Cakupan
soal yang di uji
1.7 Relavansi
materi yang diajarkan
1.8 Kekinian
materi yang di ajarkan
|
|
2.
|
Persepsi
mahasiswa terhadap kemampuan dosen/tim dosen dalam proses belajar mengajar
(PBM )
|
2.1 Penguasaan
materi
2.2 Penguasaan
media instruksional
2.3 Kemampuan
dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan
2.4 Kemampuan
dosen dalam berinteraksi
(menjawab, berdialog dengan mahasisiwa)
|
|
3.
|
Persepsi dosen
terhadap mahasiswa dalam proses belajar mengajar (PBM)
|
3.1 Keaktivan
dikelas
3.2 Kehadiran
tepat waktu
3.3 Kelengkapan
tugas yang diberikan
3.4 Nilai
harian, UTS, dan UAS
|
C.
Rencana
Evaluasi Pembelajaran
Setelah menentukan tujuan maka
selanjutnya dilakukan perencanaan dengan baik agar dapat mencapai tujuan
tersebut secara optimal. Rencana evaluasi PBM dari mata kuliah ini terdiri dari
strategi berupa teknik dan instrumen serta waktu pelaksanaan pengumpulan data.
Hal ini dapat dikembangkan dalam bentuk
matriks rencana evaluasi PBM berikut ini :
Tabel.2.
Rencana Evaluasi PBM
|
NO
|
INFORMASI YANG DIBUTUHKAN
|
INDIKATOR
|
METODE
|
RESPONDEN
|
WAKTU
|
|
|
TEKNIK
|
INSTRUMEN
|
|||||
|
1.
|
Kualitas materi perkuliahan
|
1.1. Sisitimatika dan urutan mata
kuliah
|
Review
Dokumen
|
Pedoman review
|
Rekan dosen
|
Awal semester
|
|
1.2. Mutu tugas-tugas yg diberikan
|
Review
Dokumen:
Referensi dan pedoman
|
Pedoman review
|
Rekan dosen
|
Awal/akhir semester
|
||
|
1.3. Jumlah tugas yg diberikan
|
Review
Dokumen
|
Pedoman review
|
Dosen
|
Tengah/ akhir semester
|
||
|
1.4. Bobot nilai tugas yang diberikan
|
Review
Dokumen
|
Pedoman review
|
Dosen
|
Tengah/ akhir semester
|
||
|
1.5. Mutu soal yang di uji
|
Review
Dokumen:
Type soal
|
Pedoman review : silabus, SAP
|
Dosen
|
Tengah/ akhir semester
|
||
|
1.6. Cakupan soal yang di uji
|
Review
Dokumen:
Kisi – kisi soal
|
Pedoman review
|
Dosen
|
Akhir semester
|
||
|
1.7. Relavansi materi yang diberikan
|
Review
Dokumen:
Kurikulum
|
Pedoman review
|
Dosen
|
Awal semester
|
||
|
1.8. Kekinian materi yang di ajarkan
|
Review
Dokumen
|
Pedoman review
|
Dosen
|
Awal semester
|
||
|
2
|
Persepsi mahasisiwa terhadap kemampuan
dosen/tim dosen dalam PBM
|
2.1.Penguasaan Materi
|
Wawancara
|
Pedoman wawancara
|
Mahasiswa
|
Tengah/ akhir semester
|
|
2.2.
Penguasaan media instruksional
|
Wawancara
|
Pedoman wawancara
|
Mahasiswa
|
Tengah/ akhir semester
|
||
|
2.3.Kemampuan
dosen dalam menjelaskan materi
perkuliahan
|
Observasi
|
Pedoman observasi
|
Mahasiswa
|
Tengah/ akhir semester
|
||
|
2.4. Kemampuan
dosen dalam berinteraksi (menjawab, berdialog dengan mahasisiwa)
|
Observasi
|
Pedoman observasi
|
Mahasiswa
|
Selama perkuliahan
|
||
|
3.
|
Persepsi dosen terhadap mahasiswa
dalam proses belajar mengajar (PBM)
|
3.1
Keaktivan dikelas
|
Observasi
|
Pedoman
Observasi
|
Dosen
|
Selama perkuliahan
|
|
3.2 Kehadiran
tepat waktu
|
Observasi
|
Pedoman
Observasi
|
Dosen
|
Awal perkuliahan
|
||
|
3.3 Kelengkapan
tugas yang diberikan
|
Observasi
|
Pedoman
Review
|
Dosen
|
Akhir perkuliahan
|
||
|
3.4 Nilai
harian, UTS, dan UAS
|
Observasi
|
Pedoman
Review
|
Dosen
|
Akhir perkuliahan
|
||
D.
Pengembangan
Instrument
Setelah tujuan menetapkan tujuan dan desain evaluasi
maka tahap selanjutnya adalah membuat instrumennya. Ada empat macam instrument
yang lazim digunakan dalam evaluasi PBM yaitu kuesioner, interview, observasi
dan review dokumen. Kuisioner dan interview pada dasarnya adalah sama, namun kuiesioner lebih tertutup
dan terstruktur sedangkan interview lebih terbuka dan feksibel. Observasi atau
pengamatan sudah cukup dikenal. Sedangkan review dokumen dilakukan penggalian
informasi dengan meneliti dokumen seperti kurikulum, buku teks, rencana
mengajar dan peraturan tertulis lainnya.
Berikut ini adalah indikator dan
pertanyaan-pertanyaan yang dapat digunakan dalam menjaring informasi/data.
Tabel
3. Daftar pertanyaan untuk mengumpulkan data
|
NO.
|
INFORMASI YANG DIBUTUHKAN
|
INDIKATOR
|
PERTANYAAN
|
|
1.
|
Kualitas
Materi perkuliahan
|
1.1. Sistimatika dan urutan maka kuliah
1.2. Mutu tugas-tugas yang diberikan
1.3. Jumlah tugas yang diberikan
1.4. Bobot tugas yang diberikan
1.5. Mutu soal yang diuji
1.6. Cakupan soal yang diuji
1.7. Relavansi materi yang di ajarkan
1.8. Kekinian materi yang di ajarkan
|
Terbuka :
Apakah materi perkuliahan sudah tersusun dengan baik
dan mempermudah dalam pembahasannya? Jelasakn jawaban Anda
Tertutup :
Sistematika dan urutan mata sudah tersusun dengan
baik
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Apakah tugas yang diberikan dengan materi yang di
ajarkan sudah bermutu? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Tugas yang diberikan sangat baik dan bermutu
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Apakah
jumlah tugas yang diberikan sesuai dengan cakupan materi yang
diberikan?.Jelaskan jawaban anda.
Tertutup :
Jumlah
tugas yang diberikan sesuai dengan cakupan
materi yang diberikan.
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Apakah tugas yang diberikan memiliki bobot yang
sesuai dengan materi dan alokasi waktu yang diberikan? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Tugas yang diberikan memiliki bobot yang sesuai
dengan materi dan alokasi waktu yang diberikan
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Bagaimana tingkat kesulitan soal ujian yang
diberikan oleh dosen? Jelaskan jawaban
Anda
Tertutup :
Tingkat kesulitan soal ujian yang diberikan oleh
dosen sangat baik
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Apakah soal yang diberikan/ diuji oleh dosen
mencangkup seluruh isi materi yang diajarkan?
Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Soal yang diberikan/ diuji oleh dosen mencangkup
seluruh isi materi yang diajarkan (1=
Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Apakah materi yang diberikan sudah relevan dengan
tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Materi yang diberikan sudah relevan dengan tujuan
yang akan di capai oleh mata kuliah ini (1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4=
Sangat baik)
Terbuka :
Apakah materi yang diberikan/bahan yang di ajarkan
up to date/merupakan informasi terbaru/terakhir? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Materi yang diberikan/bahan yang di ajarkan up to
date/merupakan informasi terbaru/terakhir (1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4=
Sangat baik)
|
|
2
|
Persepsi
mahasisiwa terhadap kemampuan dosen/tim dosen dalam PBM
|
2.1.
Penguasaan materi
2.2.
Penguasaan media instuksional
2.3.Kemampuan
dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan
2.4.
Kemampuan dosen dalam berinteraksi (menjawab, berdialog dengan mahasiswa)
|
Terbuka :
Apakah penugasan materi yang diberikan sudah relevan
dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Penugasan materi yang diberikan sudah relevan dengan
tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka : Apakah penugasan media instruksional yang diberikan sudah relevan dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Penugasan media instruksional yang diberikan sudah
relevan dengan tujuan yang akan di capai oleh mata kuliah ini
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Bagaimana kemampuan dosen dalam menjelaskan materi
perkuliahan? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Kemampuan dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan
sangat baik
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Bagaimana kemampuan dosen dalam berinteraksi (menjawab, berdialog dengan mahasiswa)? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup:
Kemampuan dosen dalam berinteraksi (menjawab,
berdialog dengan mahasiswa) baik
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
|
|
3.
|
Persepsi
dosen terhadap mahasiswa dalam proses belajar mengajar (PBM)
|
3.1 Keaktivan
dikelas
3.2 Kehadiran
tepat waktu
3.3 Kelengkapan
tugas yang diberikan
3.4 Nilai
harian, UTS, dan UAS
|
Terbuka:
Apakah keaktivan di kelas berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Keaktivan di kelas berpengaruh dengan nilai yang
didapat oleh mahasiswa
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Apakah kehadiran tepat waktu berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Kehadiran tepat waktu berpengaruh dengan nilai yang
didapat oleh mahasiswa
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Apakah kelengkapan tugas yang diberikan berpengaruh dengan nilai yang didapat oleh mahasiswa? Jelaskan jawaban Anda
Tertutup :
Kelengkapan tugas yang diberikan berpengaruh dengan
nilai yang didapat oleh mahasiswa
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
Terbuka :
Apakah nilai harian, UTS, dan UAS dapat mengukur
presteasi mahasiswa? Jelaskan jawab Anda
Tertutup :
Nilai harian, UTS, dan UAS dapat mengukur presteasi
mahasiswa
(1= Kurang, 2= Cukup, 3= Baik, 4= Sangat baik)
|
E.
Pengumpulan
Data
Salah satu contoh pengumpulan data
dengan cara observasi dan kuesioner adalah sebagai berikut :
Petunjuk
: Lingkarilah /silanglah angka yang sesuai dengan pendapat anda untuk stiap
pertanyaan di bawah ini.
Angka
1 sampai 4 pada skala jawaban mempunyai arti sebagai berikut
1 = KURANG 2 = CUKUP 3 = BAIK 4 = SANGAT BAIK
Tabel 4. Pedoman
Observasi
|
NO.
|
ASPEK
|
NILAI (LINGKARI/SILANG)
|
NILAI (DIPINDAHKAN)
|
|
1
|
Penguasaan
Materi
|
1 2
3 4
|
|
|
2
|
Pengumpulan
media instruksional
|
1 2
3 4
|
|
|
3
|
Kemampuan
dosen dalam menjelaskan materi perkuliahan
|
1 2
3 4
|
|
|
4
|
Kemampuan
dosen dalam berinteraksi (menjawab, berdialog dengan mahasisiwa)
|
1 2
3 4
|
|
|
|
Total skore
|
|
|
|
|
Rata-rata
|
|
|
F.
Analisis
dan Interpretasi Data
Setelah melakukan pengumpulan data, maka
langkah selanjutnya adalah menganalisis dan menafsirkan data. Analisis data
dapat dilakukan dengan dua cara yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif.
G.
Tindak
Lanjut
Hal yang dilakukan setelah proses
evaluasi selesai adalah rencana tindak lanjut yaitu melaporkan hasil evaluasi,
mengambil keputusan instruksional, dan mengadakan meta evaluasi.
Proses evaluasi tidak selalu mudah
dilakukan karena seringkali tidak mudah menentukan apa yang perlu dilaporkan
dan kepada siapa laporan itu ditujukan. Oleh karena itu, kemungkinan kedua yang
dapat dilakukan adalah mengambil keputusan instruksional. Jika hasil evaluasi
menunjukkan bahwa suatu metode pengajaran tertentu tidak efektif, maka
evaluator dapat mengambil tindakan yang perlu untuk memperbaiki kekurangan dan
bila perlu mengganti metode itu dengan yang lain.
Hasil evaluasi ini juga perlu di
evaluasi lagi. Hal inilah yang dinamakan meta evaluasi untuk menjawab apakah
proses evaluasi telah berjalan sesuai rencana, apakah semua tujuan evaluasi
telah tercapai dan sebagainya. Dari semua langkah evaluasi, langkah inilah yang
paling jarang dilakukan karena proses evaluasi dianggap telah selesai setelah
dilaporkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar