Jumat, 23 Desember 2016

PENERAPAN SCIENTIFIC MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ASKEB NEONATUS BAYI DAN BALITA



PENERAPAN SCIENTIFIC MELALUI MODEL PEMBELAJARAN

Mata Kuliah                                        : Askeb Neonatus & BBL
Topik/ Tema/ Materi                            : Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR)
Kompetensi/ Capaian Pemb/ LO        : Pada akhir perkuliahan  mahasiswa akan mampu  melakukan asuhan kebidanan terhadap bayi
  baru lahir.
Model Pembelajaran                           : Students Teams Achievement Division (STAD)
Dosen : Dessy Yunita Dewi, S.Tr.Keb

NO.
SINTAK MODEL
PENDEKATAN SAINTIFIK

MENGAMATI
MENANYA
MENCOBA /
MENGUMPULKAN DATA
MENALAR /
MENGOLAH INFORMASI
MENGKOMUNIKASIKAN
1.






Penentu masalah

Mahasiswa dengan bantuan dosen menentukan permasalahan :
Berat bayi lahir rendah (BBLR)




2.
Menyusun perencanaan proyek


Mahasiswa menentukan pembagian tugas pada kelompoknya
Mahasiswa menentukan pembagian tugas pada kelompoknya
1. Pengertian berat bayi lahir rendah (BBLR)
2. Penyebab berat bayi lahir rendah (BBLR)
3. Penanganan berat bayi lahir rendah (BBLR)
4. Upaya pencegahan berat bayi lahir rendah (BBLR)
5. Strategi penurunan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR)

Mahasiswa menentukan pembagian tugas pada masing-masing individu dari kelompoknya, sebelumnya ditentukan terlebih dahulu ketua kelompok.

3.
Menyusun jadwal


Mahasiswa yang bertugas sebagai ketua kelompok menentukan waktu dikumpulkan tugas yang telah diberikan pada masing-masing individu dari kelompoknya untuk di bacakan agar dapat berbagi pendapat
Mahasiswa yang bertugas sebagai ketua kelompok memberi batas waktu.


4.
Monitoring
Masing-maing Mahasiswa dari anggota kelompok melakukan pengamatan tentang :
1.      Pengertian berat bayi lahir rendah (BBLR)
2. Penyebab berat bayi lahir rendah (BBLR)
3. Penanganan berat bayi lahir rendah (BBLR)
4. Upaya pencegahan berat bayi lahir rendah (BBLR)
5. Strategi penurunan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR)
Anggota kelompok melakukan diskusi dan bertukar pendapat tentang pengamatan
:
1.      Pengertian berat bayi lahir rendah (BBLR)
2.      Penyebab berat bayi lahir rendah (BBLR)
3.      Penanganan berat bayi lahir rendah (BBLR)
4.      Upaya pencegahan berat bayi lahir rendah (BBLR)
5.      Strategi penurunan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR)
.
Kelompok yang telah melakukan diskusi dan bertukar pendapat mulai menarik kesimpulan
Ketua kelompok mengolah kembali data dari hasil diskusi
Ketua kelompok mengkomunikasikan kepada kelompok data dari hasil diskusi yang telah dilakukan

5.
Menguji hasil


Setiap ketua kelompok mencoba menejelaskan didepan kelas data dari hasil diskusi yang telah dilakukan

Setiap ketua kelompok mengkomunikasikan didepan kelas data dari hasil diskusi yang telah dilakukan.

6.
Evaluasi pengalaman

Pertanyaan dan tanggapan tentang hasil diskusi dari setiap kelompok


Melaporkan hasil diskusi oleh masing-masing kelompok


Tidak ada komentar:

Posting Komentar